Minggu, 24 Maret 2013

TULISAN 3 - BAHASA INDONESIA 2


Penulisan Ilmiah. Dua kata itu akhir-akhir ini sangat menggangu pikiran saya. Entah mau bikin apa, tidak ada ide sama sekali untuk menuntaskan mata kuliah yang hanya 2 sks tersebut. Kemampuan dan pengetahuan yang terbatas mungkin menjadi halangan bagi saya untuk menyelesaikannya.

Sampai pada saat hari senin minggu ketiga, waktunya bagi kelas saya untuk bertemu dosen pembimbing. Sampai hari itu juga saya masih bingung ingin menulis tentang apa, membuat aplikasi atau sistem dan semacamnya. Banyak sekali judul, masukkan dari teman-teman tapi saya masih juga belum bisa memantapkan hati saya untuk berkonsentrasi pada satu tema.

Sampai detik – detik bagi saya untuk menemui dospem, saya baru meyakini diri saya untuk memiloh suatu judul “Aplikasi Grammar Bahasa Inggris Menggunakan Adobe Flash CS5”. Begitu saya mengajukan judul itu kepada dospem, dospem saya belum bisa langsung menyetujuinya karena harus dicek lebih dahulu apakah tulisan saya sudah pernah dibuat atau belum.

Saya berharap judul saya bisa diterima karena saya tidak tau lagi untuk membuat apa. Mungkin dari judul diatas saya akan persempit judulnya menjadi “Aplikasi Pengenalan Grammar Bahasa Inggris Untuk Sekolah Dasar Menggunakan Adobe Flash CS6”. Saya sudah kirim judul baru saya kepada dospem saya tersebut tetapi belum ada balasannya. Semoga email saya cepat dibalas ayau hari senin besok dospem saya sudah bisa member kepastian kalo judul saya disetujui… Amin

TULISAN 2 - BAHASA INDONESIA 2


Kali ini saya akan menceritakan seputar asisten laboratorium sistem informasi. Sebenarnya sudah dari saya tingkat I saya memang sudah ingin menjadi aslab. Tetapi keinginan itu baru bisa terwujud pada semester 6 ini, karena syarat mengikuti tes harus sudah menyelesaikan minimal 4 semester.

Saat penyeleksian pada semester 5 lalu saya tidak bisa ikut karena sedang ada pekerjaan lain. Tidak terlalu berharap sebenarnya untuk diterima menjadi aslab, karena semester 6 ini pun sudah pasti sibuk dengan PI.

Tak disangka juga saya diterima menjadi aslab baru di lab SI. Jujur perasaannya biasa saja, mungkin karena beban PI. Tetapi saya pun harus bertanggung jawab dengan jalan yang saya pilih. Saya pun mengambil jadwal di aslab sewajarnya saja, tidak terlalu saya porsir dan tidak terlalu memusingkan dengan pendapatannya. Karena pengalaman lah yang saya cari untuk menjadi bekal yang berguna buat saya nantinya.

TULISAN 1 - BAHASA INDONESIA 2


Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya menjadi saksi di pemilihan umum walikota bekasi pada Desember 2012 lalu. Pengalaman ini adalah pengalaman pertama bagi saya. Awalnya, saya diajak oleh mama saya sendiri untuk menjadi saksi. Mama saya sendiri adalah sebagai kader dari partai yang bersangkutan. Sebelumnya saya berpikir saksi dalam pemilihan umum di tps-tps  itu bukanlah saksi dari perwakilan suatu partai tetapi saya salah, semua saksi-saksi tersebut merupakan saksi yang direkrut dari partai.

Beberapa hari sebelum hari H ada rapat mengenai pelaksanaan pemilihan umum nantinya. Waktu itu rapatnya diadakan di sebuah Sekolah Menengah Pertama di daerah Bekasi Jaya. Saya datang bersama mama dan teman rumah saya, Nana, yang menjadi saksi juga sama seperti saya. Disana saya merasa menjadi “anak partai” yang mewajibkan saya untuk memilih calon walikota dan calon wakil walikota partai tersebut. Saya pribadi sama sekali tidak tertarik dengan partai, makanya pada saat itu saya hanya tertawa – tertawa saja bersama Nana haha. Acara tersebut juga lama –lama berlangsung sangat membosankan dan selesai hingga larut malam.

Pada hari H saat pelaksanaan pemilhan umum saya datang pukul 07.00 di tps 8, lokasinya tak jauh dari rumah saya. Saya memakai baju batik yang saya dapat gratis dari partai tersebut. Di tps 8 tersebut terdapat 4 orang saksi dari partai lainnya juga. Saat pemilihan umum berlangsung juga kita saling bekerja sama untuk menjalankan tugas kita sebagai saksi. Kita harus memoerhatikan jalannya pemilu tersebut, apa ada kecurangan atau tidak dan sebagainya.

Pukul 13.00 pemilihan umum dihentikan dan segera dilakukannya perhitungan suara. Perhitungan suaru pun berjalan sangat baik sehingga tugas saya sebagai saksi pun jadi cepat selesai hehe. Setelah mengisi laporan yang saya dapatkan dari tps 8, saya langsung menyerahkan laporan tersebut kepada koordinatornya dan saya pun mendapatkan sedikit “uang lelah” hehe.

Minggu, 17 Maret 2013

KLASIFIKASI SISTEM




DETERMINISTIK SISTEM
Sistem dimana operasi-operasi (input/output) yang terjadi didalamnya dapat ditentukan atau diketahui dengan pasti.
Contoh : program computer, sistem penggajian dll.

PROBABILISTIK SISTEM
Sistem yang input dan prosesnya dapat diprediksi tetapi output yang akan dihasilkan tidak dapat dihasilkan dengan pasti. Dengan kata lain, selalu ada beberapa kesalahan atau penyimpangan terhadap perkiraan prosesnya.
Contoh : sistem penilaian ujian, sistem pemasaran dll.

OPEN SISTEM
Sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan. System ini cenderung memiliki sifat adaptasi sehingga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga dapat meneruskan eksistensinya.
Contoh : sistem dalam bisnis, dimana kita harus beradaptasi dengan persaingan pasar yang berubah.

CLOSED SISTEM
Sistem fisik dimana proses yan gterjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan di luar sistem tersebut. Dengan kata lain, system ini tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan.
Contoh : reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup.

RELATIVELY CLOSED SISTEM
Sistem yang tertutup tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menerima pengaruh-pengaruh lain. Sistem dari luar yang akan masuk juga tidak bisa sembarangan masuk karena sudah didefinisikan dalam batas-batas tertentu.
Contoh : Sistem computer, sistem ini hanya menerima masukan dan menghasilkan keluaran yang telah ditentukan sebelumnya.

ARTIFICIAL SISTEM
Sistem yang merupakan tiruan yang ada di alam. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian yang terjadi di alam. Dengan kata lain, manusia tidak mampu melakukan sistem tersebut.
Contoh : Sistem AI, Sistem robotika, jaringan neutral network.

NATURAL SISTEM
Sistem yang dibentuk dari  kejadian dalam alam.
Contoh : laut, pantai, tata surya dll.

MANNED SISTEM
Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keikutsertaan manusia.
Contoh :
1. Sistem manusia-manusia.
Sistem yang menitik beratkan hubungan antar manusia.
2. Sistem manusia-mesin.
Sistem yang mengikutsertakan mesin untuk suatu tujuan.
3. Sistem mesin-mesin.
Sistem yang otomatis dimana manusia mempunyai tugas  untuk memulai dan mengakhiri sistem. Sementara itu, manusia dilibatkan juga untuk memonitor sistem.


Sumber :


Jumat, 30 November 2012

TTS

Jawaban TTS

Mendatar:
1. Baku
3. Ragam
6. Linguis
7. Makna
8. Sema
9. Ophuijsen
11. Titik
15. Titikkoma
17. Indonesia
18. Dia
19. Kami
20. Aku

Menurun:
1. Bahasa
2. Kalimat
3. Resmi
4. Melayu
5. Subyek
10. Ejaan
12. Titikdua
13. Fakta
14. Alibi
15. Tanya
16. Koma

Senin, 29 Oktober 2012

PENGERTIAN DAN FUNGSI BAHASA

Bahasa merupakan bahasa yang sangat vital untuk manusia. Bahasa bias digunakan secara lisan maupun tulisan. Dengan bahasa, manusia berkomunikasi dengan sesamanya, seperti memberi kabar, menyapa dan menanyakan kabar.

Kamus Besar Bahasa Indonesia secara terminology1) mengartikan bahasa sebagai  sistem lambang bunyi yang arbitrer2) yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengindentifikasikan diri.
Bahasa juga mencakup dua bidang, yaitu bunyi vokal dan arti atau makna. Bahasa sebagai bunyi vokal berarti sesuatu yang dihasilkan oleh alat ucap manusia berupa bunyi yang merupakan getaran yang merangsang alat pendengar. Sedangkan bahasa sebagai arti atau makna berarti isi yang terkandung di dalam arus bunyi yang menyebabkan reaksi atau tanggapan orang lain.
Berikut ini ada beberapa fungsi bahasa, yaitu:
1. Alat untuk menyatakan ekspresi diri
Bahasa menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati kita, sekurang-kurangnya untuk memaklumkan keberadaan kita.
2. Alat komunikasi
Bahasa merupakan saluran perumusan maksud yang melahirkan perasaan dan memungkinkan adanya kerjasama antarindividu.

3. Alat mengadakan integrasi dan adaptasi sosial
Bahasa merupakan salah satu unsur kebudayaan yang memungkinkan manusia memanfaatkan pengalaman-pengalaman mereka, mempelajari dan mengambil bagian dalam pengalaman tersebut, serta belajar berkenalan dengan orang-orang lain.
4. Alat mengadakan kontrol sosial
Bahasa merupakan alat yang dipergunakan dalam usaha mempengaruhi tingkah laku dan tindak tanduk orang lain

Daftar Pustaka



















Jumat, 05 Oktober 2012

BAHASA SEBAGAI ALAT MENCARI PEKERJAAN



Bahasa merupakan bahasa yang sangat vital untuk manusia. Bahasa bisa digunakan secara lisan maupun tulisan. Dengan bahasa, manusia berkomunikasi dengan sesamanya, seperti memberi kabar, menyapa dan menanyakan kabar. Dengan bahasa, manusia juga bisa menceritakan hal yang mereka alami tiap harinya.

Bahasa sangat diperlukan manusia untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Bahasa bisa dijadikan sebagai alat silaturahmi, mempererat antar sesama atau malah bisa menjadi alat pertengkaran sesama manusia. Bahasa yang tidak baik atau kasar yang kita ucapkan ke orang lain bisa saja menyinggung hati orang tersebut sehingga muncul pertengkaran. Untuk itu kita harus menjaga bahasa yang kita ucapkan.

Kita juga bisa menilai seseorang dari bahasa yang mereka ucapkan. Bahasa yang baik biasanya terucap oleh orang yang baik, sopan dan mengerti bagaimana harus bersikap kepada orang lain. Sebaliknya, bahsa yang tidak baik atau kasar biasanya terucap oleh orang yang tidak baik, nakal atau minimnya pengetahuan mereka tentang bahasa. Pergaulan juga bisa menjadi salah satu faktor ketidaktahuan seseorang tentang bahasa yang baik.

Pengetahuan tentang bahasa untuk manusia sangatlah penting. Sebagaimana yang telah dijelaskan diatas bahwa bahasa bisa digunakan sebagai alat untuk menilai kepribadian seseorang. Bagaimana kita bergaul atau bekerja sangatlah bergantung terhadap bahasa. Bergaul dengan sesama teman saja harus menggunakan bahasa yang benar, tidak boleh mengguakan bahasa yang kasar. Begitu juga dalam bekerja, kita harus menggunakan bahasa yang baik dan sopan. Ketika seseorang ingin melamar menjadi karyawan pada suatu perusahaan biasanya ada tahap wawancara dalam penyeleksiannya. Pada bagian itulah pemilik perusahaan bisa menilai calon karyawannya dalam berbicara. Apakah orang tersebut sopan atau tidak, baik atau tidak, kompeten atau tidak bisa terlihat dari bahasa yang mereka ucapkan. Karena bagaimana pun juga bahasa bisa sangat berpengaruh terhadap perusahaan tersebut.

Bagaimana bisa seseorang yang tidak memiliki bahasa yang baik bisa berkomunikasi yang baik juga terhadap teman kantor atau atasan mereka. Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahasa yang kasar bisa memicu pertengkaran. Jika ini terjadi dalam suatu perusahaan maka akan banyak dampak buruknya. Perselisihan antar teman kantor bisa menghambat pekerjaan yang harus diselesaikan. Maka dari itu, pemilik perusahaan harus benar-benar bisa memilih seseorang yang baik dalam perbuatan maupun ucapannya.

Bahasa bisa mencerminkan segalanya. Sesungguhnya bahwa yang indah akan membawa perbuatan yang baik juga. Jadi, wajib bagi kita sebagaimana manusia harus bisa menjaga bahasa dan tingkah laku kita. Penggunaan bahasa yang baik juga bisa dijadikan cerminan kita sebagai warga Negara Indonesia yang baik untuk menjunjung tinggi Bahasa Indonesia.